Minggu, 20 Januari 2013

Baja (tidak) Tahan Karat

Dalam beberapa pelatihan, saya sering mendapat pertanyaan mengapa baja tahan karat (stainless steel)  tetap mengalami korosi. Peserta pelatihan tersebut rata-rata bekerja dibidang perawatan pada perusahaan migas. Mekanisme mengapa baja tahan karat memiliki ketahanan terhadap korosi adalah terdapatnya lapisan pasif kromium-oksida pada permukaannya. Lapisan ini tidak lain adalah produk reaksi antara kromium dengan oksigen atau dengan kata lain lapisan tadi adalah karat dari kromium. Terbentuknya lapisan pasif ini melindungi permukaan logam dibawahnya dari bereaksi dengan oksigen sehingga proses korosi menjadi terhambat. Sifat tahan karat dari baja tahan karat akan menurun apabila lapisan pasif tersebut rusak. Kerusakan lapisan pasif ini bisa disebabkan oleh gesekan, erosi, abrasi, larutan yang mengandung ion-klor, gesekan dll.
Oleh karena lapisan pasif kromium-oksida ini melindungi baja dari korosi, maka baja tahan karat biasanya mengandung paduan kromium dalam jumlah besar. Jumlah minimum kandungan kromium pada baja tahan karat adalah 11% (berat). Unsur kromium tersebut haruslah dalam bentuk bebas, artinya tidak bersenyawa dengan unsur paduan yang ada di dalam baja tahan karat tersebut. Seringkali karena proses pembentukan & perlakuan sebelumnya unsur kromium bereaksi membentuk presipitat. Presipitat yang menurunkan ketahanan korosi baja tahan karat adalah karbida-kromium. Terbentuknya karbida ini akan menyebabkan jumlah atom kromium yang bebas menjadi sedikit, sehingga lapisan pasif yang terbentuk menjadi sangat kurang dan menyebabkan baja tahan karat menjadi menurun ketahanannya terhadap korosi.
Upaya untuk mengurangi timbulnya karbida-kromium ini adalah dengan menurunkan kadar karbon dalam baja tahan karat. Baja tahan karat dengan kadar karbon rendah (<0,03%) memiliki mampu las yang lebih baik dibandingkan dengan seri yang berkarbon tinggi. Perbedaan kedua jenis tersebut dapat dilihat dari penunjukkan serinya yaitu dibelakang seri tadi terdapat huruf L untuk menunjukkan bahwa baja tahan karat tersebut memiliki kadar karbon yang rendah. Contohnya adalah SUS316 dengan SUS316L atau SUS304 dengan SUS304L.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar